Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tangis Ibu Korban Peluru Nyasar Marinir Pecah di DPRD Jatim, Minta Keadilan untuk Anak
Advertisement . Scroll to see content

Marinir Datangi Bawaslu, Keberatan soal Video Kampanye Salah Satu Paslon di Medan

Jumat, 23 Oktober 2020 - 13:42:00 WIB
Marinir Datangi Bawaslu, Keberatan soal Video Kampanye Salah Satu Paslon di Medan
Danyon Marhanlan Lantamal I Belawan Letkol Marinir Farick bersama anggotanya saat menyampaikan keberatan di Bawaslu Medan, Rabu (21/10/2020). (Foto: SINDOnews/Sartana Nasution)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Sejumlah prajurit Marinir dari Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan mendatangi Kantor Sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan. Mereka menyampaikan keberatan atas video kampanye pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Pilkada Medan 2020.

Dalam video yang dimaksud, menampilkan visual gambar prajurit Marinir TNI AL menggendong calon wali kota nomor urut 1 Akhyar Nasution saat berada di Medan Utara. Momentum itu terjadi saat Akhyar menjabat Plt Wali Kota Medan dan kemudian dijadikan konten kampanye.

Keberatan ini disampaikan Komandan Batalyon (Danyon) Marinir Pertahanan Pangkalan (Marhanlan) Lantamal I Belawan Letkol Marinir Farick. Namun, dia tak berbicara lebih jauh perihal keberatan kesatuannya saat diwawancarai awak media.

"Ke Bawaslu saja ya," ucapnya sembari berlalu, Rabu (21/10/2020).

Ketua Bawaslu Medan Payung Harahap mengatakan, kedatangan Letkol Mar Farick dan prajurit Marinir ke Bawaslu Medan dalam kaitan menyampaikan keberatan.

"Mereka keberatan ada video seorang Marinir yang menggendong calon nomor urut 1. Mereka mau membuat laporan, tapi tak bisa kami proses karena mereka tidak punya hak membuat laporan," kata Payung, Rabu (21/10/2020).

Dia menjelaskan, sesuai ketentuan, yang diperbolehkan membuat laporan ke Bawaslu yakni warga negara Indonesia yang punya hak pilih. Sementara TNI tidak punya hak pilih.

Kendati demikian, bukan berarti laporan mereka ditolak. Informasi keberatan itu tetap ditindaklanjuti.

"Kami limpahkan ke pihak terkait, dalam hal ini ke tim paslon nomor urut 1," ujarnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut