Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Selamat! Bank Jatim Sukses Catatkan Laba Bersih Terbesar di Antara BPD Lainnya
Advertisement . Scroll to see content

Pertahankan Kinerja Positif, MARK Catat Kenaikan Laba Bersih 197,4 Persen pada Kuartal I-2021

Senin, 03 Mei 2021 - 09:50:00 WIB
Pertahankan Kinerja Positif, MARK Catat Kenaikan Laba Bersih 197,4 Persen pada Kuartal I-2021
( Foto: dok Mark Dynamics Indonesia)
Advertisement . Scroll to see content

“Ada kenaikan average selling price (ASP) dan penambahan kapasitas hampir dua kali lipat, target penjualan konsolidasi akan mencapai angka Rp1,061 triliun dengan laba bersih sekitar Rp300,6 miliar," ujar Ridwan.

Menurutnya, situasi ini tidak akan berhenti sampai di sini dan akan terus menampakkan pertumbuhan yang signifikan. “Pada 2022 nanti, penjualan konsolidasi akan naik 40 persen dari 2021, yaitu menjadi Rp1,474 triliun dan bottom line sekitar Rp433,3 miliar," ucapnya.

Oleh karena itu, bukan tidak mungkin jika perseroan yang berdomisili di Kawasan Industri Medan Star, Deli Serdang Sumatera Utara ini melipatgandakan kinerja mereka seiring berjalannya 2021. Ditambah lagi kondisi ekonomi global yang mulai pulih secara perlahan karena telah tersedianya vaksin di seluruh dunia. 

Tingginya permintaan ini akan terus berlangsung dalam kurun waktu 2-3 tahun mendatang. Setelah kondisi kembali normal, permintaan sarung tangan secara global diperkirakan tetap akan bertumbuh sebesar 10 persen hingga 12 persen per tahun.

Total Aset Meningkat 15,87 Persen

Pertumbuhan kinerja operasional yang dicapai perseroan pada tahun kuartal I-2020 berjalan seiring dengan peningkatan kinerja keuangan. Total Aset Perseroan tercatat meningkat sebesar 15,87 petsen menjadi Rp833,97 miliar per 31 Maret 2021 dibandingkan dengan Rp719,72 miliar per 31 Desember 2020.

Sementara itu, Aset Lancar mengalami peningkatan sebesar 2066 persen dengan nilai sebesar Rp430,62 miliar per 31 Maret 2021 dibandingkan dengan Rp356,87 miliar per 31 Desember 2020.

Peningkatan Aset Tidak Lancar sebesar 11,16 persen dengan nilai Rp403,34 miliar per 31 Maret 2021 jika dibandingkan dengan Rp362,84 miliar per 31 Desember 2020. Peningkatan juga terjadi pada posisi Ekuitas Perseroan sebesar Rp478,82 miliar per 31 Maret 2021 dibandingkan dengan Rp 409,47 miliar per 31 Desember 2020. (CM)

Editor: Rizqa Leony Putri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut