PLTGU Dibangun di Perupuk Batubara, Sumut Bakal Dapat Tambahan Listrik 1.600 MW
"Batubara ini merupakan kawasan dengan potensi luar biasa terutama industri, dan setelah kita hitung butuh listrik 5.000 MW. Hanlim bisa menyediakan total 4.800 MW, ini untuk menyokong kebutuhan energi industri di Batubara," kata Edy Rahmayadi yang hadir bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis.
Dengan tersedianya energi yang cukup, menurut Edy, ada lebih 400 investor yang tertarik berinvestasi di Batubara. Karena itu, dia ingin dukungan dari seluruh masyarakat dan stakeholder untuk menyukseskan proyek ini.
"Listrik kebutuhan utama industri-industri besar. Setelah, dimulainya pembangunan ini investor semakin banyak yang ingin berinvestasi di Batubara, ada dari Amerika, Eropa, Cina dan lainnya, ada lebih 400 investor. Jadi, saya harap dukungan semuanya, masyarakat dan stakeholder," kata Edy.
Direktur PT Hanlim Energy Power Albert Kim mengatakan, energi ibarat makan bagi industri. Bila tidak tersedia, maka industri tersebut akan sakit. "Energi ibarat makan, kita butuh tiga kali makan sehari, kalau tidak maka akan sakit. Karena itu, masalah energi harus cepat kita selesaikan agar Batubara dan Sumut cepat berkembang," katanya.
Pembangunan PLTGU ini menggunakan lahan seluas 200 hektare. Desa Perupuk dinilai sebagai tempat yang paling cocok untuk lokasi PLTGU. Untuk pembangunan tahap pertama, PT Hanlim Energy Power akan menggunakan lahan seluas 40 ha dengan nilai investasi sebesar 5 miliar dolar Amerika Serikat.