Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Video Viral Pesta Gay di Karawang
Advertisement . Scroll to see content

Viral, Pengendara Mengamuk dan Rampas HT karena Ditilang Polisi

Jumat, 26 Oktober 2018 - 20:13:00 WIB
Viral, Pengendara Mengamuk dan Rampas HT karena Ditilang Polisi
Pengemudi mobil mengamuk kepada anggota Sat Lantas Polsek Medan Timur Bripka JR Hasugian karena ditilang di simpang Jalan Krakatau Simpang Jalan Bilal, Medan, Sumut. (Foto: iNews/Aminoer Rasyid)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id – Seorang pengendara mobil mengamuk dan menyerang anggota Sat Lantas Polsek Medan Timur, Medan, Sumatera Utara (Sumut), karena tidak terima ditilang. Video peristiwa ini pun viral di media sosial setelah diunggah warga yang merekamnya. Rencananya, Polrestabes Medan akan memeriksa pengendara mobil dan polisi yang diserang.

Hingga kini, video tersebut telah ditonton ribuan netizen. Keributan antara anggota Sat Lantas Polsek Medan Timur Bripka JR Hasugian dengan seorang pengendara mobil nopol BK 1236 OS berinisial TPS, terjadi di simpang Jalan Krakatau Simpang Jalan Bilal, Medan, Senin pagi lalu (22/10/2018). Kejadian ini membuat lalu lintas macet parah.

Bripka JR Hasugian memberikan surat tilang dan menahan SIM dan STNK pengemudi karena melanggar lalu lintas saat lampu merah menyala. Namun, pria berkaos putih dan celana pendek putih itu tidak terima ditilang. Dia merasa tidak melanggar aturan lalu lintas.

Dia kemudian berteriak-teriak mengamuk meminta SIM dan STNK-nya dikembalikan. Pria yang diperkirakan berusia sekitar 55 tahun ini juga merampas handy talky (HT) petugas yang tergantung di bagian kerah seragamnnya.


Pengemudi mobil warna biru itu juga mengucapkan kata-kata yang tak pantas kepada Bripka JR yang tetap memberikan surat tilang kepadanya dan menolak mengembalikan SIM serta STNK-nya. Bahkan di hadapan warga dan pengguna jalan, keduanya sempat bergumul dan nyaris adu jotos.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut