Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Doa Awal Tahun Hijriah Sambut 1 Muharram 2026, Teks Arab, Latin, dan Artinya
Advertisement . Scroll to see content

1 Muharram Bertepatan Malam 1 Suro, Ini Sejarah dan Tradisinya

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30:00 WIB
1 Muharram Bertepatan Malam 1 Suro, Ini Sejarah dan Tradisinya
Ilustrasi Tahun Baru Islam 1 Muharram Hijriah bertepatan dengan Malam 1 Suro dalam penanggalan Jawa. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Momentum Tahun Baru Islam menjadi pengingat agar umat memperbaiki diri. Pergantian tahun tidak hanya dirayakan, tetapi juga direnungkan sebagai kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Bubur Merah Putih dan Makna Filosofinya

Tradisi Suronan di pesantren juga identik dengan penyajian bubur merah dan bubur putih. Kedua hidangan ini memiliki makna filosofis dalam tradisi masyarakat Jawa.

Bubur merah memiliki rasa manis karena berasal dari gula merah. Sementara bubur putih memiliki cita rasa gurih. Dua warna tersebut melambangkan dualitas kehidupan yang selalu berdampingan. Misalnya siang dan malam, laki-laki dan perempuan, serta kebaikan dan keburukan.

Dalam tradisi Jawa, bulan Suro sering dikaitkan dengan perenungan spiritual. Manusia diajak mengendalikan diri agar mampu memilih jalan kebaikan dalam hidupnya. Karena itu, tradisi bubur merah putih bukan sekadar hidangan. Simbol tersebut menjadi pengingat tentang keseimbangan hidup dan pentingnya menjaga perilaku.

Tirakat hingga Jamasan Pusaka

Sebagian masyarakat Jawa masih memaknai Malam 1 Suro sebagai momentum spiritual penting. Berbagai ritual tirakat dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut