Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai
Advertisement . Scroll to see content

1.500 Relawan di DIY Bersiaga Cegah kebakaran di Musim Kemarau

Kamis, 25 Mei 2023 - 19:37:00 WIB
 1.500 Relawan di DIY Bersiaga Cegah kebakaran di Musim Kemarau
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar rumah warga di Bantul beberapa waktu silam. (Foto Ilustrasi: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id-Sebanyak 1.500 relawan pemadam kebakaran (redkar) siaga untuk mencegah potensi bencana kebakaran selama musim kemarau. Para relawan ini terbentuk di hampir seluruh desa di lima Kbupaten/kota di DIY.

"Mereka bertugas menyosialisasikan risiko kebakaran dan melakukan pencegahan dini supaya tidak terjadi kebakaran," Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Lilik Andi Aryanto di Yogyakarta, Kamis (15/5/2023). 

Lilik menyebut pembentukan relawan pemadam kebakaran sesuai dengan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 1 Tahun 2023. Di Kota Yogyakarta relawan tersebut dibentuk oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota, di Sleman dibentuk oleh BPBD. 

Sementara di Kabupaten Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo dibentuk oleh Satpol PP. "BPBD DIY memiliki tugas melakukan koordinasi di level provinsi," ujar Lilik.

Lilik menyebut para relawan telah mendapat pembekalan teori maupun praktik pemadaman api disiagakan memasuki musim kemarau lantaran potensi kebakaran diperkirakan lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi normal.

"Selain melakukan sosialisasi dan pencegahan, mereka memiliki tugas melaporkan kejadian kebakaran kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan melakukan upaya pemadaman dini sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi," ujarnya.

Para relawan ini akan ikut membantu memadamkan api ketika belum membesar. "Tetapi kalau api sudah besar dan di luar jangkauan, maka mereka bertugas mensterilkan jalan karena biasanya saat kebakaran banyak warga yang menonton," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut