Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : SD di Pasaman Sambut Siswa Baru dengan Karpet Merah, Hari Pertama Sekolah Jadi Istimewa
Advertisement . Scroll to see content

Demo Tolak Regrouping SDN Hargomulyo Kulonprogo, Warga Blokade Akses ke Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:52:00 WIB
Demo Tolak Regrouping SDN Hargomulyo Kulonprogo, Warga Blokade Akses ke Sekolah
Warga berunjuk rasa menolak regrouping SDN Hargomulyo, Kulonprogo, Jumat (21/8/2026). Aksi demo dilakukan dengan menutup akses masuk ke sekolah. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id – Puluhan warga Dusun Tonobakal, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menggelar aksi unjuk rasa di depan SD Negeri Hargomulyo, Jumat (21/8/2026). Warga menolak rencanaregrouping atau penggabungan sekolah dasar tersebut oleh dinas terkait. 

Aksi penolakan diwarnai pemblokiran akses jalan menuju sekolah oleh barisan wali murid, komite sekolah, alumni, hingga warga sekitar. Mereka membentangkan berbagai spanduk dan poster tuntutan. 

Komite SDN Hargomulyo, Pardiono mengatakan, masyarakat memprotes kebijakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kulonprogo yang dinilai menerbitkan Keputusan Bupati terkait regrouping secara sepihak tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu. 

"Kami kaget semua karena SK baru diberi tahu kemarin. Tidak ada sosialisasi, tiba-tiba sekolah akan dipindah dengan batas pendataan akhir bulan September ini. SDN Hargomulyo ini lokasinya sangat strategis, dekat jalan raya, kantor kalurahan, dan lapangan. Warga menolak keras," ujar Pardiono. 

Rini, salah seorang warga lokal, menambahkan bahwa SDN Hargomulyo merupakan satu-satunya SD induk yang tersisa di wilayah tersebut, sehingga posisinya sangat vital bagi akses pendidikan anak-anak desa. 

Merespons gelombang protes warga, Sekretaris Disdikpora Kulonprogo, Nur Hardiyanto, yang hadir langsung di lokasi membantah tuduhan bahwa kebijakan regrouping dilakukan tanpa sosialisasi. 

Menurutnya, proses kajian dan tahap sosialisasi telah berjalan sejak satu tahun terakhir. Nur menjelaskan, langkah penggabungan ini terpaksa diambil lantaran jumlah peserta didik di SDN Hargomulyo saat ini hanya tersisa 42 siswa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut