Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 1.163 Gempa Susulan Guncang Sigi Sulteng, BMKG Imbau Warga Waspada
Advertisement . Scroll to see content

Faktor Alam, Kabut Tebal Selimuti Wilayah DIY saat Pagi Hari

Rabu, 14 Agustus 2019 - 12:30:00 WIB
Faktor Alam, Kabut Tebal Selimuti Wilayah DIY saat Pagi Hari
Kabut asap selimuti wilayah DIY selama 2 hari terakhir. (Foto: iNews.id/Kuntadi).
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id - Selama dua hari terakhir, kabut tebal menyelimuti wilayah DI Yogyakarta dan sebagian daerah di Jawa Tengah (Jateng). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan kabut tebal muncul karena faktor alam.

"Bukan hujan abu, tapi udara kabut," kata Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Etik Setyaningrum, di Yogyakarta, DIY, Rabu (14/8/2019).

Kondisi ini menjadikan pandangan mata terbatas hanya beberapa meter saja. Kabut radiasi, terbentuk pada malam hari saat terjadi pendinginan di permukaan bumi. Hal ini dikarenakan terjadi proses pelepasan radiasi gelombang panjang ke atmosfer.

Biasanya kondisi ini terjadi saat cuaca cerah. Suhu udara yang dingin menyebabkan uap air di atasnya mengalami pendinginan di bawah titik beku, sehingga membentuk kabut pada malam hingga pagi hari.

"Kabut radiasi ini akan hilang seiring pemanasan permukaan bumi bersumber dari penyinaran matahari," ujar Etik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut