Ganjar mengatakan dirinya antusias dengan acara tersebut karena semakin meriah dari tahun ke tahun. Petahana Ketua Kagama itu menjelaskan acara nitilaku tahun 2019 ini lebih meriah daripada tahun sebelumnya.
“Acaranya relatif sama tapi sekarang lebih warna-warni karena menampilkan kebudayaan dari seluruh Indonesia, ada yang pakai baju wayang, dan dimeriahkan berbagai komunitas mulai dari komunitas menari, gamelan sampai keris,” tuturnya.
Nitilaku 2019 ini merupakan yang kedelapan secara berturut-turut yang digelar untuk memeriahkan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-70 UGM serta HUT ke-60 Kagama. Acara itu juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi alumni UGM yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia hingga luar negeri.
Editor: Rizal Bomantama