Kasus Demam Berdarah Dengue di Kulonprogo Melonjak, Dinkes Catat Rekor Tertinggi
Kasus DBD tertinggi ditemukan pada rentang usia 15-43 tahun dengan 352 orang, di atas 44 tahun ada 140 orang. Sedangkan antara 5-14 tahun ada 116 orang dan balita 30 orang.
“Untuk kasus kematian ada lima di Wates, Panjatan, Galur, Pengasih dan Samigaluh,” katanya.
Untuk mencegah penularan, Dinkes minta masyarakat mengintensifkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Cara ini lebih efektif dibanding menggunakan pengasapan (fogging).
“Selain biayanya mahal, fogging juga berdampak nyamuk menjadi lebih kebal,” katanya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kulonprogo, Rina Nuryati mengatakan, untuk penanganan pasien telah disiapkan sembilan rumah sakit, 21 puskesmas dan 13 klinik.
“Kami juga melakukan pengendalian vektor, tata laksana kasus, surveilans epidemiologi, penanggulangan kasus bila terjadi kejadian luar biasa (KLB) dan penyuluhan,” ujarnya.
Editor: Kuntadi Kuntadi