Masjid Al Hidayah di Lahan Bandara NYIA Akhirnya Dirobohkan
KULONPROGO, iNews – PT Angkasa Pura I bersama dengan PT Pembangunan Perumahan (PP), akhirnya merobohkan bangunan Masjid Al Hidayah yang berada di dalam Izin Penetapan Lokasi (IPL) bandara baru Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA).
Ganti dari masjid di Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, DIY ini pihak pengembang telah membangun masjid pengganti di kompleks relokasi warga.
"Ini adalah masjid terakhir yang harus direlokasi. Semua bangunan yang ada di dalam IPL harus dirobohkan," kata Manajer Proyek Pembangunan Bandara NYIA dari PT Angkasa Pura I, Taochid Purnama Hadi, di sela proses perobohan masjid di Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, DIY, Rabu (12/12/2018).
Sebelumnya PT Angkasa Pura sudah merobohkan dua mushola dan satu gereja yang ada di dalam lahan IPL bandara. Gereja pengganti juga sedang dibangun di sisi barat kompleks bandara. Sedangkan mushola pengganti ini juga sudah disiapkan, meski belum selesai sempurna.
Saat ini prores pembangunan Bandara NYIA baru sekitar 15 persen. Meski begitu, mereka optimistis proyek ini akan selesai tepat waktu. Di mana targetnya pada April 2019 mendatang, diharap sudah bisa beroperasi untuk aktivitas penerbangan.