Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Blackout Kepri, Ratusan Polisi Dikerahkan Amankan Batam hingga Bintan
Advertisement . Scroll to see content

Pakar Energi Terbarukan UGM: PLN Perlu Bangun Pembangkit Listrik yang Tersebar

Selasa, 06 Agustus 2019 - 12:16:00 WIB
Pakar Energi Terbarukan UGM: PLN Perlu Bangun Pembangkit Listrik yang Tersebar
Panel surya yang bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dengan memanfaatkan cahaya matahari menjadi listrik. (Foto: IST)
Advertisement . Scroll to see content

“Terakhir yang dituding adalah pohon sengon yang terlalu tinggi menyentuh kabel SUTET dan sebagainya. PLN perlu memperkuat sistem kelistrikan se-Jawa-Bali karena menjadi tulang punggung kelistrikan nasional,” katanya.

Sesuai standar dan prosedurnya, ujar dia, setiap pembangkit memiliki genset sendiri. Namun, kapasitasnya sangat kecil untuk mencakup distribusi wilayah yang tersebar luas.

Selain itu, pemerintah perlu memperkuat sistem distribusi pembangkit tersebar dengan memanfaatkan Energi Baru Terbarukan (EBT). Salah satunya menelurkan kebijakan yang memberikan keleluasaan agar konsumen juga bisa menjadi produsen listrik. Salah satunya bisa dengan memanfaatkan tenaga surya atap.

“Sehingga bila terjadi gangguan, konsumen bisa disconnect dengan sistem besar PLN. Sementara sistem kecilnya secara autonomous (otonom) bisa menghasilkan listrik untuk kebutuhan sendiri. PLN harus mengoordinasikan pemanfaatan EBT tersebut sebagai lembaga yang melakukan monopoli distribusi listrik,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini, PLN masih mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebagai pembangkit listrik yang dianggap praktis. Namun, sesuai dengan target bauran energi terbarukan 23 persen pada tahun 2025, PLN seharusnya membangun pembangkit menyesuaikan dengan potensi sumber energi yang ada di lokasi wilayah. Potensi itu seperti energi matahari, angin, air, biomass dan sebagainya.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut