Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK
Advertisement . Scroll to see content

Pemkot Yogya Waspadai Peredaran Telur Tetas Dijual untuk Konsumsi

Rabu, 13 Mei 2020 - 13:01:00 WIB
Pemkot Yogya Waspadai Peredaran Telur Tetas Dijual untuk Konsumsi
Peternak memanen telur ayam (Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya)
Advertisement . Scroll to see content

Secara fisik, lanjut dia, tidak ada perbedaan yang mencolok antara telur ayam infertil dan telur ayam konsumsi. Namun, di suhu ruang, telur ayam infertil hanya mampu bertahan sekitar tujuh hari sedangkan untuk telur ayam konsumsi bisa bertahan hingga sekitar satu bulan.

“Di beberapa daerah yang sudah ditemukan praktik jual belinya, telur ayam infertil dijual dengan harga yang sangat murah yaitu Rp7.000 per kilogram. Padahal harga jual telur konsumsi mencapai sekitar Rp20.000 per kg,” katanya.

Karena perbedaan harga yang sangat jauh tersebut, banyak konsumen yang kemudian tergiur untuk membeli telur ayam tersebut. Meningkatnya praktik jual beli telur ayam infertil di beberapa daerah, karena suplai anakan ayam sudah mencukupi bahkan cenderung berlebih.

“Akhirnya, telur pun langsung dijual ke pasar,” katanya.

Biaya menetaskan telur akan lebih mahal dibanding anakan ayam. Pemerintah sudah memiliki aturan untuk melarang penjualan telur infertil yang diatur dalam Permentan Nomor 32/Permentan/PK.230/2017 tentang Penyediaan, Peredaran, dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut