Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesan Zainal Arifin Mochtar ke Pelaku Teror: Jangan Jualan Polisi untuk Nakutin Orang
Advertisement . Scroll to see content

Peneliti UGM Sebut Penerapan Herd Immunity secara Alami Berbahaya

Kamis, 04 Juni 2020 - 14:30:00 WIB
Peneliti UGM Sebut Penerapan Herd Immunity secara Alami Berbahaya
Virus corona (COVID-19) mengacaukan jalannya berbagai ajang olahraga di dunia. (Foto: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

Kedua, secara alamiah dengan infeksi alami. Kekebalan kelompok ini didapat ketika seseorang terinfeksi penyakit secara alami. Selanjutnya, tubuh akan merespons dengan membentuk kekebalan ketika berhasil sembuh dari infeksi tersebut.

"Jadi, ada dua cara untuk membentuk herd immunity, yakni terinfeksi virus atau bakteri secara alami atau dengan vaksinasi," katanya.

Menurutnya, herd immunity melalui vaksinasi akan jauh lebih aman. Sebab, vaksin telah didesain sedemikian rupa baik dari komponen virus. Di samping itu, vaksinasi tidak menyebabkan seorang individu menjadi infeksius.

Sebaliknya, herd immunity dengan infeksi secara alami sangatlah berisiko. Tidak hanya menyebabkan terjadinya sakit atau penyakit, tetapi individu yang terkena infeksi alami juga berpotensi menjadi agen penularan.

Kondisi tersebut akan semakin memakan banyak korban jiwa sampai pada tahap penularan dapat berhenti setelah individu yang tersisa dapat bertahan hidup dan memiliki kekebalan. Sementara itu, dalam kasus Covid-19, belum ada kepastian apakah kekebalan yang didapat secara alami terhadap SARS-CoV-2.

"Sayangnya, untuk kondisi sekarang ini, vaksin masih agak jauh tahap pengembangannya untuk bisa secara efektif mengatasi Covid-19," ujar dosen Departemen Mikrobiologi FKKMK UGM ini.

Penemuan vaksin yang efektif masih menjadi panjang. Sehingga banyak negara harus menekan penularan Covid-19 dengan pembatasan aktivitas sosial yang ketat.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut