Pengunjung Mulai Meningkat, Zonasi Malioboro Masih Disempurnakan
"Karena untuk mengetahui volume (pengunjung) yang ada (di Malioboro), kita upayakan mau lah (mereka), kami edukasi baik-baik," ujarnya.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi menjelaskan saat pengunjung berpindah dari satu zona satu ke zona lainnya, maka otomatis pada data terdapat pengurangan jumlah pengunjung di zona sebelumnya dan penambahan pengumuman di zona selanjutnya. Sistem ini lah yang terus dipantau untuk menentukan boleh tidaknya masuk ke kawasan Malioboro.
"Jadi begitu masuk Malioboro scan QR, (pengunjung) itu tercatat masuk satu zona, selama berada dalam zona itu akan tercatat," ucap Heroe.
Selama belum ada pengurangan atau perpindahan pengunjung, maka pengunjung lainnya terpaksa menunggu. Terkait bila ditemukan pengunjung yang perangkat telepon genggamnya tidak mendukung kode QR, Heroe mengatakan pendataan bisa dilakukan via sms. Sementara bila tidak membawa atau memiliki ponsel maka pengunjung yang bersangkutan akan didata dengan bantuan petugas Jogoboro.
"Jadi intinya di masa transisi ini, ketika masalah Covid-19 masih menjadi ancaman maka protokol Covid-19 harus ditegakkan dengan disiplin," ujarnya.