Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Sakral Puncak Waisak, Ribuan Lampion Diterbangkan di Candi Borobudur
Advertisement . Scroll to see content

Pusat Studi Pariwisata UGM: Wisatawan yang Naik ke Candi Borobudur Harus Dibatasi

Minggu, 12 Juni 2022 - 14:33:00 WIB
Pusat Studi Pariwisata UGM: Wisatawan yang Naik ke Candi Borobudur Harus Dibatasi
Ribuan pengunjung yang datang ke Candi Borobudur saat libur Lebaran 2022. Foto: iNews/Puji Hartono.
Advertisement . Scroll to see content

Kepala Balai Konservasi Borobudur, Wiwit Kasiyati mengatakan, Borobudur sebagai bagian dari situs warisan dunia harus dipertahankan keaslian bangunan. Ancaman kerusakan tidak hanya dari beban jumlah pengunjung yang menaiki bangunan candi, namun juga berasal dari ancaman kerusakan dari faktor alam. 

“Faktor alam berupa panas dan hujan juga mempengaruhi batuan dan relief. Kondisi semakin ke sini makin mengalami kerusakan,” ujarnya. 

Sejak tahun 1983, pihaknya terus melakukan  monitoring kondisi batu candi, perekatan batu candi, mengukur tingkat kerusakan pengelupasan dan sedimentasi hingga lubang alveol candi. Tingkat kerusakan batu tangga dan lantai mengalami kenaikan nilai keausan 0,175 cm per tahun. 

“Secara akumulasi 3,95 cm jadi akumulasi nilai keausan dari tahun 1984 hampir sampai 4 cm,” katanya. 

Meskipun Candi Borobudur sekarang ini didukung beton bertulang tapi pada bagian stupa teras tidak ada beton bertulang sehingga berisiko sewaktu waktu terjadi kerusakan.

“Kami melarang pengunjung naik ke stupa,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut