Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul
Advertisement . Scroll to see content

Radar Tsunami di Pesisir Selatan Bantul Bisa Jangkau Hingga 200 Km

Jumat, 14 September 2018 - 00:30:00 WIB
Radar Tsunami di Pesisir Selatan Bantul Bisa Jangkau Hingga 200 Km
Gelombang tinggi merokaporandakan bangunan di sepanjang pantai di Cilacap, Jawa Tengah. (Foto: Dok.iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Lorong inilah yang harus dipertahankan agar angin dari selatan bisa masuk. Secara alami angin ini akan membawa material pasir yang membentuk gumuk pasir secara alami. "Gumuk yang ada jangan dirusak, keindahan alaminya bisa untuk swafoto," ujarnya.

Aris mengatakan, agar gumuk pasir secara alami bisa terbentuk, aliran angin harus diberikan ruang. Jangan semua garis pantai dipenuhi sengan bangunan warung.

Gumuk pasir di kawasan pesisir masih hidup dari sifat alaminya. Banyak pantai yang sudah rusak dan mati. Salah satu yang tersisa di pantai selatan Bantul yang harus dilestarikan. "Sudah tidak bisa kita temukan gumuk pasir aktif lagi di Indonesia, sehingga ini satu-satunya yang kita pelihara," katanya.

UGM terus mendukung pengembangan dan pelestarian gumuk pasir oleh institusi pemerintah, dan sebagai kalangan akademisi. UGM udah melakukan kajian dan studi guna menyusun peta zonasi. Apalagi saat ini ada museum Gumuk pasir seluas dua hektar dengan hamparan humuk 114 hektare. "Bagaimana ini dikelola agar lestari, agar gumuk pasir tidak mati," ucapnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut