Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebijakan Kita Goes to Campus di UGM, Mahasiswa Diajak Hidupkan Kembali Dialog Kritis
Advertisement . Scroll to see content

Sosok Adi Utarini, Guru Besar UGM yang Masuk 100 Orang Paling Berpengaruh Dunia 2021 Versi Time

Kamis, 16 September 2021 - 20:28:00 WIB
Sosok Adi Utarini, Guru Besar UGM yang Masuk 100 Orang Paling Berpengaruh Dunia 2021 Versi Time
Adi Utarini atau akrab disapa Prof Uut masuk dala daftar 100 Orang Paling Berpengaruh Dunia 2021 Versi Time. (Infografis iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Di daerah itu, Uut memimpin pelepasan nyamuk-nyamuk aedes aegypti ke lingkungan permukiman penduduk sebagai cara untuk memberantas wabah demam berdarah dengue (DBD). Caranya itu tentu saja terbilang kontroversial.

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, “mau membasmi penyakit, tapi kok malah menyebarkan hewan pembawa penyakit itu?” Tenang dulu. Nyamuk-nyamuk yang dilepaskan Uut dan timnya adalah nyamuk yang sudah mengandung bakteri wolbachia. 

Keberadaan bakteri alami tersebut membuat virus dengue jadi tidak bisa bereplikasi di dalam nyamuk Aedes aegypti. Dengan begitu, nyamuk itu pun menjadi tidak berbahaya lagi.

Metode itu ternyata terbukti manjur dalam menekan wabah DBD. Setelah melakukan uji terkontrol secara acak sejak 2016, pada Agustus 2020 Uut mengumumkan bahwa penggunaan nyamuk ber-wolbachia berhasil mengurangi kasus DBD sebesar 77 persen selama periode penelitian.

“Ini adalah kemenangan kemajuan global bahwa sebagian besar tingkat penyakit menular cenderung menurun dari tahun ke tahun,” ucap mantan istri orang terkaya dunia Bill Gates itu.

Menurut Melinda, DBD memengaruhi hampir 400 juta orang setiap tahun. Penyakit itu digambarkan oleh WHO sebagai salah satu dari 10 ancaman terbesar bagi kesehatan dunia. Namun, riset yang dilakukan Uut dan timnya kini dapat dirasakan manfaatnya oleh jutaan orang di seluruh dunia dalam memerangi demam berdarah.

“Studi terobosan yang dia pimpin adalah yang pertama membuktikan bahwa teknik ini berhasil menurunkan tingkat penyakit di lingkungan masyarakat,” kata Melinda.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut