Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Tangerang Terpaksa Perkecil Ukuran Produk
Advertisement . Scroll to see content

Tak Ikut Mogok Produksi, Perajin Tempe di Bantul Kurangi Ukuran

Rabu, 23 Februari 2022 - 21:10:00 WIB
Tak Ikut Mogok Produksi, Perajin Tempe di Bantul Kurangi Ukuran
Sejumlah perajin tempe di DIY tetap produksi dengan mengurangi ukuran. (foto: iNews.id/Galih Wisma)
Advertisement . Scroll to see content

Aksi demo mogok produksi dirasakan tidak menyelesaikan masalah. Justru kondisi ini akan mengganggu perekonomian perusahaan dan karyawan. Untuk memproduksi tempe butuh wkatu tiga hari, sehingga aksi mogok justru akan berdampak lebih lama. 

“Kalau kami tidak memproduksinya hari ini justru akan rugi. Sebab membuat tempe itu hari ini untuk 3 hari ke depan jadinya” ujarnya.

Untuk mengatasi melonjaknya harga kedelai, perajin terpaksa mengurangi ukuran tempe. Jika selama ini satu kemasan menggunakan 4,5 ons kedelai, kini dikurangi menjadi 4 ons saja.  Cara ini paling realistis dibandingkan harus menaikkan harga. 

“Kami berharap harga kedelai bisa kembali normal sehingga tidak terus merugi,” katanya.

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut