Tak Masuk DPT, 168 Warga Binaan di Lapas Sleman Dipastikan Golput
KULONPROGO, iNews.id - Sebanyak 168 warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA, Pakem, Sleman, DIY dipastikan golput pada Pemilu 17 April 2019 mendatang. Penyebabnya, mereka belum masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) di daerah asal.
Kasi Binadik Lapas Narkoba Yogyakarta, Supar mengatakan total warga binaan yang ada di tempatnya mencapai 345 orang. Dari jumlah itu, 177 orang memiliki hak pilih. Sedangkan sisanya, 168 orang tidak memiliki hak pilih karena tidak masuk DPT.
"Ada 168 warga binaan yabgcterancam Golput," katanya di sela-sela simulasi pemungutan suara bagi warga binaan di kantornya, Kamis (11/4/2019).
Anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 502 di Lapas Narkotika Yogya ini mengatakan, 177 warga yang memiliki hak pilih, karena sudah terdaftar dalam DPT di domisili asal.
Mereka masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTb) untuk mengurus pindah memilih menggunakan formulir A5. Namun sisanya ada 168 warga tidak terdata. Mereka belum masuk dalam DPT di daerah domisili. Sehingga mereka tidak bisa mengurus A5 untuk pindah memilih atau dimasukkan dalam DPTb.