Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK
Advertisement . Scroll to see content

Tak Sembarangan, 30 Penjual Jamu Gendong Ini Kantongi Sertifikat BPOM

Kamis, 13 Agustus 2020 - 09:48:00 WIB
Tak Sembarangan, 30 Penjual Jamu Gendong Ini Kantongi Sertifikat BPOM
Ilustrasi penjual jamu (Foto: iNews/Budi Utomo)
Advertisement . Scroll to see content

Dikatakan, BPOM melaksanakan program prioritas nasional pembinaan UMKM obat tradisonal. Mereka melaksanakan program pembinaan, peningkatan kapasitas pelaku UMKM obat tradisional untuk menerapkan cara pembuatan obat tradisional yang baik dilakukan secara bertahap.

“Jamu adalah tradisi dan jati diri bangsa Indonesia yang dibuat dari keanekaragaman hayati Indonesia dan mencerminkan kearifan lokal masyarakat setempat,” ujar Penny.

Sejak dahulu, jamu telah digunakan secara luas untuk memelihara kesehatan dan pengobatan tradisional serta terbukti empiris berkhasiat untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan. Di tengah pandemi Covid-19, jamu semakin digemari.

“Saat ini dengan adanya pandemi Covid-19 memberikan hikmah pentingnya kesehatan dan daya tahan tubuh, salah satunya dengan mengonsumsi herbal dan jamu. Kebutuhan masyarakat saat ini menjadi peluang untuk meningkatkan supply jamu,” ucapnya.

Puji Rahayu, penjual jamu Gendong asal Kota Yogyakarta mengaku lega usahanya sudah mendapatkan sertifikasi dan pelatihan dari BPOM. Dari pelatihan tersebut, sekarang dia lebih memahami penerapan standart pengolahan seperti pemilihan bahan baku hingga kebersihan karyawan.

“Sekarang juga bisa membedakan mana produk yang sudah bersertifikat, semoga program ini bisa berlanjut,” ucapnya.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut