Warga Muslim pun Ikut Bersihkan Gereja Santa Lidwina
Ketua Dewan Paroki Kemetiran, KMT Antonius Tirto Diprojo menambahkan, ke depan, panitia akan memperbaiki suasana dan kondisi gereja, baik dari tata lampu, suasana dan pengecatan ulang. Dengan begitu, suasananya lebih nyaman untuk beribadah.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, jemaat juga akan menghidupkan tradisi among tamu. Selain untuk mempersilakan jemaat datang untuk masuk, juga untuk lebih mengenali setiap jemaat. Dengan demikian, ketika ada orang lain masuk dan mencurigakan, akan terdeteksi sejak awal. “Among tamu ini sudah lama kami abaikan. Nanti, akan kami lakukan lagi, termasuk melengkapi CCTV dan sistem pemadam kebakaran,” tuturnya.
Menurutnya di Bedog, suasana guyub rukun sebenarnya sudah terjalin. Bahkan, kegiatan di gereja tidak hanya dilakukan umat Katolik, namun juga umat lain.
Editor: Maria Christina