10 Kata-Kata Mutiara Muhammad Ali, Nomor 5 Paling Menginspirasi

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Jumat, 18 Desember 2020 - 20:05:00 WIB
10 Kata-Kata Mutiara Muhammad Ali, Nomor 5 Paling Menginspirasi
Muhammad Ali. (Foto: Washington Post)

JAKARTA, iNews.id Petinju legendaris Muhammad Ali punya banyak penggemar. Hal itu berkat kemampuannya dalam bertinju dan kepribadian yang menginspirasi. Buktinya, meski sudah meninggal dunia pada 3 Juni 2016, hingga kini namanya terus dikenang.

Petinju yang dilahirkan dengan nama Cassius Marcellus Clay ini memiliki segudang prestasi, mulai medali emas Olimpiade, hingga gelar juara tinju dunia kelas berat.

Tak hanya aktif di dunia olahraga, Ali juga dikenal sebagai aktivis yang peduli dengan kemanusiaan. Hal tersebut membuatnya sangat menginspirasi banyak orang. Seperti dikabarkan USA Today, berikut sepuluh kata-kata bijak dari Muhammad Ali:

1. Jangan menghitung hari. Tetapi, buat hari-harimu berharga.

2. Bukan gunung di depan yang akan membuatmu lelah. Namun, kerikil yang ada di dalam sepatumu.

3. Sikap sombong ada ketika seseorang tak bisa melakukan sesuatu. Sementara saya akan melakukan yang telah dikatakan.

4. Hanya orang yang tahu bagaimana rasanya dikalahkan yang dapat menjangkau sampai ke lubuk jiwanya dan menghasilkan kekuatan ekstra yang diperlukan untuk menang.

5. Kalimat tidak mungkin hanya diucapkan oleh orang kecil yang ingin mencari cara mudah untuk hidup. Padahal mereka memiliki kekuatan untuk mengubahnya. Tidak mungkin itu bukan fakta, melainkan opini.

6. Dia yang tidak berani mengambil risiko, tak akan memperoleh apa pun dalam kehidupannya.

7. Seorang pria yang memandang dunia dengan cara yang sama pada usia 50 tahun seperti yang dilakukannya pada usia 20 telah menyia-nyiakan 30 tahun hidupnya.

8. Saya benci setiap menit dalam berlatih. Namun, saya meyakinkan diri untuk tidak menyerah. Saya akan menderita sekarang dan menghabiskan sisa hidup sebagai juara.

9. Melayani orang lain adalah sewa yang Anda bayarkan untuk kamar Anda di bumi ini.

10. Seseorang yang tidak memiliki imajinasi, dia tidak memiliki sayap.

Editor : Abdul Haris