10 Klub dari 5 Provinsi Ramaikan Indonesian Padel League 2026, Ini Format Kompetisinya
Direktur PT Kompetisi Padel Indonesia, Rudi Laksmana, menegaskan liga ini tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan pertandingan. Pengembangan klub yang memiliki identitas dan dukungan komunitas juga menjadi bagian dari visi kompetisi tersebut.
"Visi kami bukan hanya menghadirkan kompetisi padel nasional, tetapi membangun fondasi bagi lahirnya klub-klub profesional dengan identitas, budaya, dan komunitas yang hidup di luar pertandingan. Kami ingin setiap kota memiliki klub yang benar-benar bisa dibanggakan oleh masyarakatnya," ujar Rudi Laksmana.
Ketua Umum PBPI Galih Kartasasmita juga menilai perpaduan kompetisi profesional, identitas klub, dan keterlibatan komunitas dapat memperluas perkembangan padel di Indonesia. Dia berharap liga ini melahirkan persaingan yang sehat sekaligus membuka peluang komersial baru.
"Dengan menggabungkan kompetisi profesional, identitas klub yang kuat, serta pendekatan berbasis komunitas, Indonesian Padel League 2026 menargetkan lahirnya rivalitas antar kota, budaya suporter baru, serta peluang komersial yang mampu mendorong pertumbuhan olahraga padel di Indonesia," papar Galih.
Dengan sepuluh klub peserta, sistem kandang-tandang, dan babak playoff, Indonesian Padel League 2026 diarahkan menjadi salah satu fondasi kompetisi padel profesional di Tanah Air. Liga ini diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet, mengembangkan komunitas pendukung, serta membuka ruang pertumbuhan industri padel nasional hingga babak final pada 31 Januari 2027.
Editor: Reynaldi Hermawan