11 Tahun Balapan di MotoGP, Apa yang Berbeda dari Marc Marquez?
Bintang asal Spanyol itu merasa jauh lebih dewasa dan matang secara pemikiran. Dia sudah belajar banyak dalam 11 tahun terakhir, terutama dalam momen-momen tersulit dalam kariernya beberapa musim ini.
“Saya belajar banyak, terutama dalam titik terendah saya. Anda tidak dapat membandingkan pemain berusia 20 tahun dengan pemain berusia 30 tahun. Semua ide di kepala saya sekarang jauh lebih jelas dan matang,” kata Marquez dilansir dari Speedweek, Rabu (27/12/2023).
“Keputusan meninggalkan tim seperti itu tidak mungkin dilakukan pada usia 23 atau 24 tahun. Saya belum cukup dewasa untuk melakukan hal itu,” tambahnya.
Setelah mengalami kecelakaan di Jerez pada 2020 lalu, Marquez mengalami penurunan performa yang signifikan. Pasalnya, dia terus diganggu oleh cedera lengan kanannya.
Selain itu, Marquez juga menderita beberapa penyakit lainnya. Seperti diplopia yang sangat berpengaruh dalam penurunan performanya. Keterpurukannya diyakini menjadi salah satu faktor mengapa Honda tak bisa mengembangkan motor yang kompetitif lagi untuknya.