Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Erick Thohir Bertemu Menpora Malaysia jelang SEA Games 2027, Ini yang Dibahas!
Advertisement . Scroll to see content

8 Keanehan SEA Games 2023, Nomor 3 Bikin Atlet Cantik Indonesia Terpukul dan Banjir Air Mata

Kamis, 11 Mei 2023 - 12:53:00 WIB
8 Keanehan SEA Games 2023, Nomor 3 Bikin Atlet Cantik Indonesia Terpukul dan Banjir Air Mata
Ada 8 keanehan SEA Games 2023 yang menarik diulas (foto: Instagram/Safira).
Advertisement . Scroll to see content

2. Pelarangan Sapu Bersih Medali oleh 1 Negara

Tim Mountain Bike Cross-Country Olympic Putra Indonesia borong medali SEA Games 2023. (Foto: Instagram/y_feri1)

Sapu bersih podium dan merebut tiga medali sekaligus merupakan prestasi tersendiri. Indonesia berhasil melakukannya, ketika bersaing pada cabang olahraga sepeda nomor Mountain Bike Cross Country Olympic putra

Indonesia seharusnya menempatkan pembalapnya pada tiga podium teratas yakni Feri Yudoyono (emas), Zaenal Fanani (perak) dan Ihza Muhammad (perunggu).

Namun, terdapat peraturan jika 1 negara dilarang menyapu bersih podium, shingga medali perunggu menjadi milik Kamboja.

Indonesia bukan satu-satunya korban pembatasan medali. Filipina juga sampai melayangkan protes, karena disebut hanya diperkenankan merebut dua emas dari cabang olahraga senam.

3. Wasit yang Tidak Adil

Safira Dwi Meilani, mahasiswa FIK Universitas Negeri Semarang (Unnes) meraih medali emas dari cabor pencak silat nomor Women’s Tanding Class B di SEA Games 2023 Kamboja. (IST)

Kualitas wasit pada SEA Games 2023 patut dipertanyakan. Hal tersebut membuat Safira Dwi Meilani sempat gagal raih medali emas pada cabor pencak silat partai final Kelas B Putri SEA Games 2023.

Safira yang seharusnya mendapat medali emas usai mengalahkan atlet Vietnam Hoang Hong An Nguyen tiba-tiba didiskualifikasi wasit asal Malaysia. Alasannya diduga karena Safira berbalik badan dan meringis kesakitan.

Menurut peraturan yang ada hal itu tak boleh dilakukan sehingga Safira didiskualifikasi dan menelan kekalahan meski unggul jauh dari segi perolehan angka. Keputusan tersebut membuat Safira menangis.

Namun setelah mengajukan banding, Safira akhirnya diberikan medali emas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut