Andrea Dovizioso Ungkap Kekuatan Marc Marquez yang Bikin Rival Gugup
BOLOGNA, iNews.id – Mantan pembalap MotoGP, Andrea Dovizioso, memberikan komentar tajam tentang dominasi Marc Marquez di musim 2025. Menurutnya, rider Ducati Lenovo itu menjadi momok yang membuat para pesaing gugup karena kekuatannya di semua aspek balapan.
Marc Marquez saat ini tengah memimpin klasemen sementara MotoGP 2025 dengan 512 poin. The Baby Alien hanya membutuhkan tambahan tiga poin lagi untuk mengunci gelar juara dunia musim ini, sebuah catatan yang menegaskan konsistensinya sepanjang tahun.
Dovizioso menilai Marquez adalah paket lengkap yang sulit ditandingi. Dari fisik, mental, hingga kemampuan teknis di atas motor, semuanya berada di level tinggi.
“Dia kuat dalam semua aspek, itulah kesulitannya. Selain menjadi lebih kuat di beberapa area, dia kuat dalam segala hal,” kata Dovizioso dikutip dari Motosan.
Meski begitu, pria berusia 39 tahun itu menyoroti sisi negatif dari gaya balap Marquez. Dia menilai sang juara dunia sering kali terlalu berani mengambil risiko.
“Sisi negatifnya adalah dia tidak bisa menahan diri, seperti yang dia katakan, dan itu berbahaya. Dia mengalami banyak jatuh dan beruntung hanya memiliki sedikit cedera,” tambahnya.
Bagi Dovizioso, semangat balap Marquez tidak pernah padam. Dia menekankan pembalap asal Spanyol itu selalu mempersiapkan diri dengan matang, baik secara fisik maupun mental, sebelum turun ke lintasan. Hal itulah yang membuatnya selalu tampil konsisten di setiap seri.
“Dia pandai dalam mempersiapkan fisik dan memiliki mentalitas yang tepat, tetapi Anda juga membutuhkan keberuntungan. Marc telah membuat semua orang gugup. Semakin Anda melihat apa yang dia lakukan, semakin Anda berkecil hati,” jelas Dovizioso.
Komentar Dovizioso mencerminkan betapa besar pengaruh Marquez terhadap mentalitas rivalnya. Keberhasilan Baby Alien menjaga performa di tengah persaingan ketat membuktikan bahwa dia masih menjadi standar tertinggi dalam ajang balap motor paling bergengsi di dunia.
MotoGP 2025 sendiri masih menyisakan beberapa seri, termasuk balapan di Sirkuit Motegi, Jepang, pada 26-28 Oktober mendatang. Kans Marquez untuk memastikan gelar juara dunia di sana sangat terbuka, mengingat jarak poin yang sudah jauh meninggalkan para pesaing.
Bila berhasil mengunci gelar di Jepang, Marquez akan kembali menegaskan dirinya sebagai legenda hidup MotoGP. Dominasi dan mentalitasnya yang tak tergoyahkan menjadikannya ikon abadi dalam sejarah olahraga ini.
Editor: Abdul Haris