Marc Marquez Setuju Aturan Restart MotoGP 2026, Ini Dampaknya bagi Pembalap
MADRID, iNews.id – Marc Marquez menyambut positif aturan restart baru MotoGP 2026 yang melarang motor dihidupkan kembali di lintasan usai kecelakaan. Ini regulasi yang diyakini bakal mengubah cara pembalap menyelamatkan poin.
MotoGP memperkenalkan aturan ini dengan tujuan utama meningkatkan keselamatan, khususnya bagi marshal lintasan. Motor yang terjatuh dan mesinnya mati kini wajib dipindahkan ke service road sebelum boleh dihidupkan kembali.
Perubahan tersebut secara otomatis memperpanjang waktu yang dibutuhkan pembalap untuk kembali ke balapan. Dalam banyak kasus, peluang melanjutkan lomba menjadi jauh lebih kecil.
Di sisi lain, regulasi ini menghentikan kebiasaan pembalap yang bersikeras menyalakan motor di pinggir lintasan meski gagal berulang kali, situasi yang kerap menimbulkan risiko tambahan.
Aturan baru ini hanya berlaku jika mesin motor mati. Pembalap masih diperbolehkan melanjutkan balapan jika mesin tetap menyala setelah insiden.
Marc Marquez menilai aturan ini memberi kejelasan sekaligus standar keselamatan yang lebih tegas bagi semua pihak di lintasan.
“Saya setuju, karena pada akhirnya ini cara yang paling aman,” kata Marc Marquez, dikutip dari Crash. “Dari yang saya baca, ini hanya berlaku jika mesinnya mati. Jadi kalau jatuh ringan dan mesin tidak mati, kamu masih bisa kembali ke lintasan.”