Anggota Senior IOC: Olimpiade Tokyo 2020 Pasti Ditunda

Abdul Haris ยท Selasa, 24 Maret 2020 - 10:11 WIB
Anggota Senior IOC: Olimpiade Tokyo 2020 Pasti Ditunda

Sejumlah warga Jepang melewati logo Olimpiade di Tokyo, beberapa waktu lalu. (Foto: asia.nikkei.com)

LOS ANGELES, iNews.id – Anggota Senior Komite Olimpiade Internasional (IOC) Dick Pound memastikan Olimpiade Tokyo 2020 akan ditunda untuk menghindari penyebaran virus corona (COVID-19).

Pandemi yang berasal dari Wuhan, China, itu telah menjangkiti 187 negara di dunia dengan 294.110 kasus dan 12.944 kematian yang terkonfirmasi per Senin (23/3/2020). Situasi ini membuat banyak negara meneriakkan penundaan Olimpiade yang sejatinya digelar pada 24 Juli sampai 9 Agustus tersebut.

Minggu (22/3/2020), IOC mengatakan harus menunggu empat pekan lagi sebelum memutuskan penundaan pesta olahraga empat tahunan itu. Namun, Pound percaya IOC yang sebelumnya mengesampingkan pembatalan Olimpiade, kini meletakkan dasar untuk penundaan.

"Interpretasi saya atas komunikasi IOC adalah mereka tidak ingin membatalkan, dan mereka juga berpikir tidak dapat melakukannya pada 24 Juli. Jadi Anda sedang melihat kata 'P' (penundaan),” kata Pound kepada AFP, Senin (23/3/2020).

“Mereka akan mengeksplorasi opsi dengan pihak Jepang tentu saja, dan kemudian ada semua jenis pemangku kepentingan (federasi internasional, NOC, dan atlet). Kemudian dalam empat minggu mereka akan mencoba dan mengeluarkan rencana B dan membuatnya sespesifik yang dapat mereka buat dalam periode waktu itu,” ucapnya.

Seorang juru bicara IOC tidak langsung menanggapi substansi pernyataan Pound. Dia hanya mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Adalah hak setiap anggota IOC untuk menafsirkan keputusan IOC EB (Dewan Eksekutif) yang diumumkan kemarin.”

Sebelumnya, Pound mengatakan penyebaran COVID-19 yang "mengejutkan" di seluruh dunia membuat IOC tidak punya pilihan lain. "Ini (COVID-19) bukan sesuatu yang akan beres pada 24 Juli," tutur Pound.

"Dan hal ini tidak akan hilang pada bulan September atau Oktober. Banyak negara terbesar di dunia hampir kewalahan, dan ini baru mulai berakar di Afrika. Ini (penundaan) adalah jalan keluar menurut saya."

Pound mengatakan, penundaan satu tahun ke 2021 tetap menjadi pilihan yang paling mungkin dilakukan.

“Saya pikir penundaan satu tahun adalah yang paling layak karena memberi Anda waktu paling banyak untuk berorganisasi,” katanya.

Sejumlah komite Olimpiade dan federasi olahraga telah mengindikasikan keengganan untuk berpartisipasi pada Olimpiade nanti jika diadakan pada bulan Juli sesuai rencana.

Minggu kemarin, Komite Olimpiade Kanada menjadi komite Olimpiade nasional pertama yang menyatakan tidak akan berpartisipasi jika Olimpiade berlangsung pada bulan Juli.

Di Amerika Serikat, badan pengatur lintasan dan lapangan serta renang juga menyerukan agar Olimpiade ditunda.


Editor : Abdul Haris