AS Serang Iran Jelang MotoGP Qatar 2026! 5 Pabrikan Tak Gentar, Yamaha Mundur
Awalnya, MotoGP Qatar dijadwalkan berlangsung pada April. Namun, situasi konflik membuat penyelenggara memutuskan menggeser jadwal balapan ke November.
Perubahan kalender itu belum sepenuhnya menghilangkan kekhawatiran. Ketegangan yang terus meningkat di Timur Tengah memicu kecemasan sejumlah orang di paddock, terutama para pembalap yang harus berlaga di Sirkuit Lusail.
Di tengah situasi tersebut, Yamaha menjadi satu-satunya pabrikan yang mengambil keputusan untuk tidak berpartisipasi dalam MotoGP Qatar 2026. Sementara itu, lima pabrikan lainnya masih dijadwalkan mengikuti rangkaian balapan akhir pekan ini.
MotoGP secara terbuka menunjukkan ketidaksenangan terhadap keputusan Yamaha. Pernyataan resmi terkait sikap tersebut bahkan dirilis pada Minggu, setelah Yamaha lebih dulu mengumumkan ketidakhadirannya.
Dengan sebagian besar tim dan pembalap tetap bertolak ke Qatar pekan ini, perhatian kini tertuju pada perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut.
Apalagi, laporan pada pekan lalu menyebut Amerika Serikat dan Israel tengah mempersiapkan kemungkinan melanjutkan serangan terhadap Iran. Kabar tersebut semakin menambah ketidakpastian menjelang pelaksanaan MotoGP Qatar.
Meski lima pabrikan masih dijadwalkan tampil, perkembangan konflik di Timur Tengah menjadi faktor penting yang terus membayangi seri keempat kalender November ini.
Editor: Reynaldi Hermawan