Bos MotoGP Sebut Marc Marquez Bisa Pensiun Dini, Aturan Gila Jadi Pemicu
JAKARTA, iNews.id - Marc Marquez diprediksi meninggalkan MotoGP lebih cepat dari masa kontraknya bersama Ducati setelah tekanan terhadap pembalap semakin meningkat di bawah kepemilikan baru Liberty Media.
Prediksi mengejutkan itu disampaikan Carlo Pernat, sosok veteran paddock MotoGP yang sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia balap motor. Dia menilai Marquez kemungkinan hanya akan bertahan satu musim lagi sebelum memutuskan mengakhiri kariernya di kelas utama.
Padahal, kontrak pembalap asal Spanyol tersebut bersama Ducati masih berlaku hingga akhir 2028. Namun, Pernat melihat situasi MotoGP saat ini bisa membuat Marquez mempertimbangkan masa depannya lebih cepat.
Pernat bukan sosok asing di dunia balap. Dia memulai kiprahnya bersama Gilera pada 1979, sebelum melanjutkan pekerjaan di Cagiva dan Aprilia, baik dalam kompetisi motocross maupun balap sirkuit.
Pengalamannya berlanjut di paddock MotoGP sebagai manajer sejumlah pembalap, termasuk Marco Simoncelli, Tony Arbolino, dan Enea Bastianini. Dia juga mengikuti perjalanan karier Marquez hampir sepanjang kiprah pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut.