Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Yamaha Tertinggal! Alex Rins Bongkar Alasan Mesin V4 Jadi Jalan Keluar
Advertisement . Scroll to see content

Bos VR6 Racing Ungkap Rival Sesungguhnya Valentino Rossi Bukan Marc Marquez tapi Sosok Ini

Minggu, 23 Juni 2024 - 22:17:00 WIB
Bos VR6 Racing Ungkap Rival Sesungguhnya Valentino Rossi Bukan Marc Marquez tapi Sosok Ini
Alessio Salucci menyebut rivalitas Valentino Rossi dan Marc Marquez tidak seberapa. Uccio -sapaan akrab Alessio Salucci- menegaskan, rival sebenarnya dari Rossi adalah Massimiliano Biaggi atau Max Biaggi. (foto: WRT)
Advertisement . Scroll to see content

TAVULLIA, iNews.id- Direktur Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Alessio Salucci menyebut rivalitas Valentino Rossi dan Marc Marquez tidak seberapa. Uccio -sapaan akrab Alessio Salucci- menegaskan, rival sebenarnya dari Rossi adalah Massimiliano Biaggi atau Max Biaggi.

Valentino Rossi telah pensiun sejak akhir musim MotoGP 2021 silam. Namun, Rossi masih merupakan sosok yang sangat dihormati di dunia balap motor 500cc itu. Kisah-kisah kehebatan serta rivalitas dari The Doctor -julukan Valentino Rossi- masih sering dielukan.

Rossi diketahui mempunyai banyak rival atau pesaing dekat selama berkarier di MotoGP. Mulai dari Lorris Capirossi, Max Biaggi, Sete Gibernau, Casey Stoner, Jorge Lorenzo, hingga Marc Marquez.

Namun demikian, Uccio yang merupakan sahabat dekat dari Rossi mengakui rivalitas The Doctor dan The Baby Alien -julukan Marc Marquez- tidak seberapa. Dia mengatakan, persaingan paling ‘panas’ bagi Rossi adalah dengan Biaggi.

“Itu (dengan Marquez) bahkan bukan sebuah persaingan. Persaingan yang paling indah, paling sehat, dan paling autentik adalah dengan (Max) Biaggi,” kata Salucci dilansir dari Motosan, Minggu (23/6/2024).

Uccio mengenang bagaimana Max Biaggi diibaratkan bagai ‘Dewa’ di Italia. Meski tak berhasil memenangkan ajang MotoGP, Biaggi mampu menunjukkan performa terbaiknya sejak balapan debutnya.

“Dia (Max Biaggi) adalah dewa di Italia, dia selalu tampil di televisi, dia telah memenangkan tiga gelar, dia memilih untuk meninggalkan Aprilia 250cc di tahun 1997 untuk bergabung dengan Honda berkapasitas lebih kecil dan tetap menang. Pada tahun 1998 dia memulai debutnya di tahun 500 dan memenangkan debutnya di Suzuka, mengungguli (Mick) Doohan,” tutur Salucci.

“Sampai saat itu terjadi persaingan yang mendalam, antar kategori yang berbeda, namun saya tahu bahwa cepat atau lambat bentrokan itu akan terjadi. Tahun 2001 itu bagus, tulus, dengan banyak lelucon, tapi dengan dasar saling menghormati,” tandasnya.

Editor: Ibnu Hariyanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut