Bukan Menang Banyak! Ducati Sebut Syarat Utama Juara MotoGP 2026
“Menurut saya, kejuaraan dunia ini akan dimenangkan oleh siapa pun yang mampu menjaga kepalanya tetap dingin hingga akhir musim,” kata Dall’Igna kepada Sky Italia.
“Penting untuk mencetak poin dan tidak melakukan kesalahan, karena sejarah terbaru menunjukkan tidak penting untuk memenangkan 11 balapan," ujarnya.
“Namun, memenangkan beberapa balapan lebih sedikit bisa cukup. Tetapi, Anda harus lebih konsisten dan, yang terpenting, tidak meraih nol poin," tuturnya.
Dall’Igna mengacu pada persaingan gelar MotoGP 2024 antara Jorge Martin dan Pecco Bagnaia. Saat itu, Bagnaia mampu meraih 11 kemenangan, tetapi tetap gagal merebut gelar setelah kalah 10 poin dari Martin.
Martin hanya mencatat tiga kemenangan Grand Prix pada musim tersebut. Namun, pembalap Spanyol itu lebih konsisten dibandingkan Bagnaia yang beberapa kali gagal mendapatkan poin dalam sprint maupun balapan utama.