Bukan Podium, Pedro Acosta Sebut Finis Kelima sebagai Balapan Terbaiknya di MotoGP
Kepala kru Paul Trevathan bahkan menyebut Acosta sebagai seorang legenda setelah penampilannya di Aragon. Acosta langsung merespons dengan nada merendah dan menilai perjalanan menuju status tersebut masih sangat panjang.
“Masih sangat panjang untuk menjadi legenda. Saya pikir kami melakukan hal-hal yang benar,” tutur Acosta.
Acosta finis 24 detik di depan pembalap KTM berikutnya, Enea Bastianini, yang mengakhiri balapan di posisi kedelapan. Konsistensi tersebut menjadi salah satu modal penting bagi Acosta yang masih memburu kemenangan pertamanya di kelas utama.
Dengan performa yang mulai stabil, Acosta menilai KTM sudah berada di jalur yang tepat setelah sempat mengalami sejumlah persoalan pada bagian awal musim.
“Dengan semua kesalahan yang kami lakukan terkait keandalan pada paruh pertama tahun ini, cukup sulit melihat posisi ketiga di klasemen menjauh dari kami,” kata Acosta.