Cerita Ubed Telepon Orang Tua Sebelum Hancurkan China dan Raih Emas Asian Games 2026
"Perasaannya campur aduk, yang pasti senang karena dari awal saya sudah sempat tegang juga, sebelum main sempat telepon orang tua meminta doa," ungkap Ubed dilansir dari rilis resmi PBSI, Kamis (24/9/2026).
Selain dukungan dari orang tua, Ubed mendapat suntikan semangat dari rekan-rekan setim yang berada di belakangnya. Dukungan tersebut membantu dia meredakan ketegangan sekaligus menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.
"Support teman-teman dan tim di belakang sangat membantu untuk meredakan ketegangan. Saya terus berusaha, ingin memberikan yang terbaik dan tidak mau mengecewakan tim sama semua yang sudah mendukung," tutur Ubed.
Perjuangan Ubed tidak berjalan mudah sejak awal. Pada gim pertama, dia langsung tertinggal 0-4 dari Weng Hongyang. Situasi semakin sulit setelah dia masih berada di belakang dengan skor 8-11 ketika memasuki interval.
Ubed perlahan menemukan kembali permainan terbaiknya. Dia mampu mengejar perolehan angka hingga pertandingan memasuki fase krusial. Ketika Weng Hongyang lebih dulu mendapatkan game point, Ubed berusaha menjaga ketenangan agar tidak kehilangan kendali.