Dirancang Anak Presiden Prabowo, Jersey Tim Indonesia untuk SEA Games 2025 Resmi Dirilis
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengapresiasi kolaborasi kreatif ini dan menilai peluncuran tersebut sebagai bentuk dukungan nyata seluruh elemen bangsa terhadap prestasi olahraga.
“Kami Komite Olimpiade Indonesia berterima kasih atas kolaborasi dari semua insan, masyarakat di Indonesia. Salah satu elemen penting yaitu seniman dan budaya. Ini menjadi bentuk dukungan konkret yang diberikan kepada para pelaku olahraga, yaitu sebuah kreativitas yang dilakukan luar biasa untuk pertama kali,” ujar Okto.
Menariknya, peluncuran jersey ini juga membawa misi sosial. Okto memastikan sebagian hasil penjualan jersey akan disumbangkan kepada korban bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
“Kami semua sudah berkomitmen, karena kita melaksanakan kegiatan ini di tengah-tengah kedukaan yang terjadi di Indonesia maupun di Thailand, maka hasil dari penjualan, beberapa persennya akan dikontribusikan untuk bantuan sosial,” ungkapnya.
Dari sisi teknologi, CEO Mills, Tjia Kong Hau, menyebut jersey terbaru ini dibuat menggunakan tiga kategori material berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan tiap cabang olahraga, mulai dari outdoor, indoor, hingga atletik.
“Memang di desain kali ini buah dari kolaborasi yang luar biasa. Ada dari segi tradisionalnya, ada juga Indonesianya. Dalam produksinya, kami juga menggunakan teknologi olahraga modern di sisi material yang disesuaikan dengan cabang olahraga. Kami bagi menjadi tiga bahannya, satu untuk di outdoor, indoor dan khusus untuk atletik kami utamakan keringanan bahannya,” papar Ahau.
Peluncuran ini juga menandai diperkenalkannya tema besar “Spirit of The Nation” yang menjadi simbol semangat dan tekad para atlet. Chef de Mission Tim Indonesia SEA Games 2025, Bayu Priawan Djokosoetono, memastikan para atlet akan mengenakan jersey ini dengan penuh kebanggaan selama agenda resmi di Thailand.
“Jersey ini menjadi simbol kebanggaan dan energi perjuangan Tim Indonesia di SEA Games Thailand nanti,” tutup Bayu.
Editor: Abdul Haris