Dua Kali Gagal ke Olimpiade, Gloria Widjaja Ungkap Momen Terberat dalam Kariernya
“Bertahun-tahun waktu pertandingan selalu kalah, selalu kalah, selalu kalah, jatuhnya aku gagal nih, aku gagal. Tapi aku coba lagi, coba lagi,” ujar Gloria.
Kegagalan tersebut justru membentuk mental Gloria untuk terus mencoba. Dia memilih tidak menganggap kegagalan sebagai akhir perjalanan, melainkan kesempatan untuk memperbaiki diri.
“Aku sudah komitmen dengan diri aku sendiri untuk aku masih bisa kok, aku belum selesai kok di bulutangkis ini,” kata Gloria.
Gloria percaya selama seseorang masih memiliki kesempatan dan kemauan untuk bangkit, peluang untuk melanjutkan perjuangan tetap terbuka.
“Selagi kesempatan, selagi aku masih mau coba bangkit, kesempatan itu pasti akan ada terus,” lanjutnya.
Selain kekuatan dari dalam diri, Gloria juga menyebut dukungan keluarga menjadi faktor penting saat melewati masa sulit. Keluarganya tidak memberikan tekanan ketika dirinya mengalami kegagalan dalam karier olahraga.
Pengalaman gagal dua kali menuju Olimpiade akhirnya menjadi bagian penting dalam perjalanan Gloria memahami arti perjuangan. Dia memilih menjadikan kegagalan sebagai proses pembelajaran untuk kembali melangkah dan membuktikan dirinya.
Editor: Abdul Haris