Fajar/Fikri Selangkah Lagi Pertahankan Gelar China Open 2026, Jagoan Korea Jadi Tembok Terakhir yang Harus Ditembus
“Pertama-tama saya bersyukur ya, terima kasih atas doa dan dukungannya. Yang pasti tidak mudah melawan pasangan nomor satu China di rumahnya sendiri dengan dukungan yang luar biasa. Tapi itu tidak mengendurkan semangat kami untuk bisa terus melangkah jauh,” kata Fajar, dalam keterangan resmi PBSI.
Fajar/Fikri sebenarnya sempat unggul cukup jauh 13-8 pada gim ketiga. Namun, kondisi lapangan yang kalah angin membuat permainan mereka tertekan. Liang/Wang kemudian mampu mengejar dan membuat selisih angka kembali tipis.
“Di gim ketiga setelah interval kami sudah unggul 13-8 tapi karena posisi lapangannya kalah angin jadi kami merasakan tekanan yang sangat berat, mau defense atau melakukan serangan berat banget. Akhirnya mereka bisa bangkit dan mengejar,” ujar Fajar.
Situasi kritis tidak membuat Fajar/Fikri kehilangan kepercayaan diri. Mereka tetap bermain sabar dan berusaha mengambil poin satu demi satu hingga akhirnya menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan 21-19.
“Setelah poin mepet, kami coba tidak mau kalah. Kami terus berusaha, satu demi satu dan bisa,” ucap Fajar.