Fajar/Rian Beberkan Kunci Jitu Tembus 7 Final BWF World Tour usai Terpuruk Awal 2022

Andhika Khoirul Huda ยท Senin, 15 Agustus 2022 - 16:55:00 WIB
Fajar/Rian Beberkan Kunci Jitu Tembus 7 Final BWF World Tour usai Terpuruk Awal 2022
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Foto: Humas PBSI)

JAKARTA, iNews.id – Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, membeberkan kunci kebangkitan mereka yang sukses menembus tujuh final pada 2022 ini. Padahal, Fajar/Rian sempat terpuruk dan tersingkir di babak awal pada dua turnamen pertama mereka tahun ini.

Ya, Fajri -sebutan Fajar/Rian mengawali 2022 dengan tersingkir di babak 16 besar German Open usai kalah dari pasangan China, He Ji Ting/Zhou Hao Dong, dengan skor 15-21, 21-17 dan 14-21. Kemudian, mereka gugur di fase 32 besar All England setelah takluk di tangan junior mereka, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dengan skor 16-21 dan 20-22.

Akan tetapi, setelah itu pasangan ranking lima dunia tersebut mampu bangkit dengan menyabet gelar juara Swiss Open 2022. Mereka mengalahkan wakil Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin di partai final dengan skor 21-18 dan 21-19.

Gelar juara turnamen Super 300 itu pun seakan menjadi pembakar semangat Fajar/Rian. Sebab, selepas itu mereka mampu masuk ke enam final lainnya, yakni di Korea Open 2022, Thailand Open 2022, Indonesia Masters 2022, Malaysia Open 2022, Malaysia Masters 2022 dan Singapore Open 2022.

Dari enam final tersebut, Fajri juara di Indonesia Masters 2022 dan Malaysia Masters 2022. Sementara sisanya berakhir dengan kekalahan sehingga mereka harus puas dengan menjadi runner up.

Menjelang Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 bergulir, Fajri pun mengungkapkan rahasia kebangkitan performa mereka usai terpuruk di awal tahun ini. Fajar mengatakan bahwa itu bisa terjadi karena mereka termotivasi untuk tidak kalah bersaing dengan ganda putra Indonesia lainnya dan juga fokus untuk menjalani laga satu per satu.

“Menurut saya pribadi dari hasil kurang baik di awal tahun menjadikan kita termotivasi lebih karena khususnya di ganda putra Indonesia kita bersaing dengan enam pasang, bahkan tujuh pasang karena ada Sabar/Reza di luar Pelatnas, yang ingin bersaing untuk mendapatkan kuota terbaik di Indonesia,” kata Fajar dalam konferensi pers virtual, Senin (15/8/2022).

“Jadi pas kita kalah di All England 2022 itu kita ubah pola pikirnya. Maksudnya dalam arti bagaimana caranya kita bermain lebih baik di setiap match-nya, jadi jangan terlalu berpikir dengan target yang jauh,” imbuhnya.

Editor : Dimas Wahyu Indrajaya

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda