Gagal ke Final Thailand Open 2021, Ahsan/Hendra: Energi Lawan Lebih Besar

Abdul Haris ยท Sabtu, 23 Januari 2021 - 17:35:00 WIB
Gagal ke Final Thailand Open 2021, Ahsan/Hendra: Energi Lawan Lebih Besar
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal melaju ke final Toyota Thailand Open 2021 setelah kalah dari wakil Taiwan Lee Yang/Wang Chi Lin di Impact Arena, Bangkok, Sabtu (23/1/2021). (Foto: @womensbadminton)

BANGKOK, iNews.id – Pasangan pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, gagal melaju ke final Toyota Thailand Open 2021. Mereka kalah dari duo Taiwan Lee Yang/Wang Chi Lin 21-14, 20-22, 12-21 pada semifinal di Impact Arena, Bangkok, Sabtu (23/1/2021).

Ahsan/Hendra sebenarnya memulai pertarungan dengan baik. Mereka mampu unggul 11-9 pada interval game pertama. Kemudian, dalam waktu 15 menit, mereka mampu menutup game dengan kemenangan 21-14.

Sayang, hegemoni pasangan yang dijuluki The Daddies itu tak bisa terjaga pada game kedua dan ketiga. Sehingga, mereka pun harus tersingkir di babak ini.

"Pertama, saya ingin memberi selamat kepada para pemain Taiwan. Mereka (Lee Yang/Chi Lin) bermain bagus hari ini dan kami bermain dengan upaya penuh kami," kata Ahsan usai laga, dikutip situs resmi PBSI.

"Kami perlu mengakui mereka pemain yang lebih baik. Energi mereka lebih besar. Kekuatan mereka berada pada level yang bagus dan mereka lebih bersemangat daripada kami. Kualitas itu menonjol dalam penampilan mereka, terutama kekuatan," ucap Ahsan.

Pada game kedua kedua pasangan saling jual-beli serangan. Mereka saling kejar-mengejar poin, dari 4-4, 8-8, 9-9, hingga interval kedua dimenangkan Lee Yang/Chi Lin, 11-9. Selanjutnya, lawan terus unggul, hingga smes Hendra membuat skor 18-18.

Setelah itu, The Daddies bermain sangat hati-hati dan berhasil menyamakan kedudukan 20-20. Namun akhirnya, game kedua diraih lawan dengan skor 22-20 dalam waktu 18 menit.

"Di game kedua, kami tertinggal beberapa poin dan kami berhasil mengejar ketinggalan. Di poin-poin kritis itu, kami melakukan kesalahan sendiri," tutur Hendra.

Editor : Abdul Haris

Halaman : 1 2