Gagal Menang di Catalunya, Marc Marquez Tetap Dapat Pembelaan Ducati Lenovo
“Kecepatan memang tak terbantahkan, tetapi seorang juara hebat juga tahu kapan waktunya untuk kalah. Alex mencatatkan waktu fantastis di putaran-putaran terakhir,” sambungnya.
Meski gagal menang, posisi Marc Marquez di klasemen sementara tetap aman. Pembalap berusia 32 tahun itu masih kukuh di puncak dengan 487 poin, unggul jauh 182 angka dari sang adik yang berada di peringkat kedua. Keunggulan ini membuat peluangnya meraih gelar juara dunia musim 2025 tetap sangat terbuka.
Selain bicara soal Marc, Tardozzi juga menyinggung performa Francesco Bagnaia yang hanya finis di posisi ketujuh. Menurutnya, Pecco masih memiliki kemampuan besar untuk kembali bersaing di barisan depan.
“Kami yakin Pecco dapat kembali ke kecepatan tahun-tahun sebelumnya, kami tidak ragu akan hal itu,” tegasnya.
Persaingan di MotoGP musim ini memang semakin ketat dengan kehadiran nama-nama kuat seperti Alex Marquez, Jorge Martin, hingga Enea Bastianini. Namun, Ducati Lenovo tetap optimistis dengan konsistensi Marc yang terus tampil stabil sepanjang musim.
Bagi Marc, kekalahan di Catalunya tidak mengurangi semangatnya untuk kembali ke jalur kemenangan. Dengan pengalaman dan mentalitas juara yang dimilikinya, dia diyakini mampu bangkit pada seri-seri berikutnya.
MotoGP 2025 pun semakin menarik untuk disimak. Pertarungan kakak-adik di lintasan antara Marc dan Alex Marquez menambah drama tersendiri, sementara Ducati Lenovo tetap percaya diri bisa mempertahankan dominasi hingga akhir musim.
Editor: Abdul Haris