Formula 1

GP Belgia Membosankan, Lewis Hamilton: Bukan Salah Pembalap

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Selasa, 01 September 2020 - 00:28:00 WIB
GP Belgia Membosankan, Lewis Hamilton: Bukan Salah Pembalap
Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton (Foto: League Alerts)

STAVELOT, iNews.id – Pembalap tim Formula 1 (F1) Mercedes-AMG Lewis Hamilton menilai dirinya tak bertanggung jawab atas jalannya GP Belgia, Minggu (30/8/2020). Pernyataan ini merupakan respons dari anggapan balapan di Sirkuit Spa-Fracorchamps itu sangat membosankan.

Hamilton sama sekali tak tersentuh dan menjadi pemenang balapan. Sementara rekan satu timnya, Valtteri Bottas, dan pembalap Red Bull Racing Max Verstappen menguasai tiga besar.

Mereka bertiga sama-sama menjaga posisi dari awal hingga finis di posisi yang sama dan minim aksi. Hal itu membuat banyak penggemar merasa balapan membosankan.

Hamilton mengakui dirinya bisa merasakan hal yang dialami penggemar. Apalagi dia tumbuh ketika Michael Schumacher mendominasi F1. Tetapi, Hamilton menilai hal itu adalah tanggung jawab FIA.

“Saya tidak bisa mewakili para penggemar. Tetapi, saya pernah menjadi penggemar karena tumbuh di era Schumacher. Saya tahu seperti apa rasanya,” kata Hamilton dikutip Motorsport, Senin (31/8/2020).

“Saya berharap orang-orang sadar hal ini bukan salah kami. Pada akhirnya, kami hanya pembalap yang meraih posisi ini dengan berjuang. Semua merupakan tanggung jawab pembuat peraturan dalam mendesain mobil,” ujarnya.

Pembalap asal Inggris itu sadar balapan sudah bisa ditebak sejak awal. Dengan kondisi lintasan sulit menyalip dan para pembalap yang sama-sama tampil konsisten.

“Begitu balapan dimulai, saya tidak membuat banyak kesalahan dan kurang lebih tahu yang terjadi selanjutnya. Kami semua sangat konsisten dan sulit untuk menyalip di lintasan itu,” tutur Hamilton.

“Saya membayangkan balapan tidak berjalan menarik. Saya merasakan hal yang sama seperti Max. Saya harap balapan selanjutnya kami semua bisa lebih bersaing. Saya rasa semua ingin kami bisa bersaing di lintasan,” ucapnya.

Editor : Abdul Haris