Gus Nabil Resmi Jadi Waketum PB IPSI, Siap Kerahkan 3 Juta Kader Demi Pencak Silat ke Olimpiade
“Kita boleh berasal dari perguruan yang berbeda, memakai warna yang berbeda, dan tumbuh dari tradisi yang berbeda. Tetapi ketika Merah Putih dikibarkan, kita adalah satu: pencak silat Indonesia,” tuturnya.
Gus Nabil menyadari perjuangan menuju Olimpiade membutuhkan proses panjang. Target tersebut tidak mungkin dituntaskan oleh satu tokoh atau hanya dalam satu periode kepengurusan.
“Ini bukan pekerjaan satu ketua umum, satu kepengurusan, atau satu periode. Ini adalah kerja panjang seluruh insan pencak silat Indonesia,” ujarnya.
Selain mengejar prestasi, Gus Nabil mengingatkan pencak silat harus tetap menjaga jati diri sebagai warisan budaya Indonesia. Pencak silat juga memiliki peran dalam membentuk manusia yang berani, disiplin, rendah hati dan berakhlak.
“Di dalam pencak silat ada keberanian tanpa kesombongan, kekuatan yang dikendalikan oleh akhlak, serta persaudaraan yang melampaui perbedaan perguruan dan daerah,” katanya.