Indonesia Masters 2020 Jadi Titel Pertama Greysia/Apriyani di Istora

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Minggu, 19 Januari 2020 - 22:31 WIB
Indonesia Masters 2020 Jadi Titel Pertama Greysia/Apriyani di Istora

Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjuarai Indonesia Masters 2020 usai menaklukkan duet Denmark, Maiken Fruergaard/Sara Thygesen, pada babak final di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Minggu (19/1/2020). (Foto: PBSI)

JAKARTA, iNews.id – Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu begitu emosional setelah berhasil menjuarai Indonesia Masters 2020. Bagaimana tidak, mereka akhirnya meraih titel di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, untuk pertama kalinya. Sukses itu diraih usai menaklukkan duet Denmark, Maiken Fruergaard/Sara Thygesen, lewat rubber game 18-21, 21-11 dan 23-21 pada babak final, Minggu (19/1/2020).

Greysia/Apriyani tidak memasang target tinggi ketika turun di Indonesia Masters 2020. Pasalnya, performa mereka pada 2019 lalu terbilang mengecewakan. Tetapi, mereka gigih memperbaiki permainannya.

“Puji Tuhan bisa menang, sejujurnya kami lelah sekali, pusing kepalanya. Memang itu yang kami rasakan. Mixed feeling, kami bisa menang pertama kali di Istora, dari awal kami tidak memikirkan hasilnya, tapi mau perbaiki performance kami terus sampai lulus,” kata Greysia di laman resmi PBSI.

Pasangan peringkat kedelapan dunia itu mengakui Fruergaard/Thygesen begitu sulit untuk ditaklukkan. Apalagi lawan kerap mengandalkan smash keras sepanjang laga.

“Kami memang tertekan dan enggak bisa main lepas di game pertama, Kami applause sama pasangan Denmark, mereka main bagus banget, enjoy banget. Di game kedua kami coba membalikkan keadaan. Saya bilang sama Apri, tidak usah memikirkan yang di luar, fokus sama yang di dalam lapangan,” ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan Apriyani. Dia mengaku tak menyangka bisa menjadi juara di Istora, melalui pertandingan yang begitu ketat. Pemain berusia 21 tahun itu lega mampu menampilkan performa terbaiknya.

“Alhamdulillah dengan hasil hari ini. Kami tidak menyangka. Kami berkaca dengan hasil tahun lalu, kami terpuruk banget,” tutur Apriyani.

“Bagaimana caranya kami bisa keluar dari masalah kami, bagaimana caranya kami mau juara, mau maju. Alhamdulillah di rumah sendiri kami bisa menunjukkan performa terbaik kami,” ucapnya.


Editor : Abdul Haris