Indonesia Sports Summit 2026: Kemenpora Beri Penghargaan bagi Penggerak Industri Olahraga
“Tidak mungkin dunia olahraga berkembang tanpa dukungan stakeholder yang bersatu membangun olahraga di Indonesia. Di tahun kedua Indonesia Sports Summit perspektifnya kita mendorong industri olahraga dan memasyarakatkan olahraga agar prestasi bisa terus meningkat. Kita tidak mungkin bekerja sendiri. Karena olahraga adalah pemersatu bangsa. Apa yang dilakukan penerima penghargaan ini menunjukkan kontribusi berkelanjutan dapat memberikan dampak luas bagi perkembangan olahraga Indonesia,” ujar Erick Thohir.
Roberto Hartono menyambut penghargaan tersebut sebagai tambahan motivasi bagi Djarum Foundation untuk terus berkontribusi di bidang olahraga. Dia menuturkan perjalanan Djarum Foundation di dunia olahraga bermula dari ketertarikan terhadap bulutangkis dan sudah berlangsung selama 57 tahun.
“Djarum Foundation memulai ini (kontribusi di bidang olahraga) dari hobi yang tidak sengaja yaitu bulutangkis, sampai sekarang sudah 57 tahun. Support dari kami juga membangun Supersoccer Arena untuk mengembangkan sepak bola putri Indonesia, yang menjadi tantangan baru buat kami. Kami harap di kemudian hari timnas putri Indonesia mampu berkompetisi di Piala Dunia,” ungkap Roberto.
Teddy Tjahjono juga menegaskan pembinaan olahraga yang dilakukan Djarum Foundation tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi. Menurut dia, pembangunan fondasi olahraga sejak usia dini menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem yang mampu melahirkan talenta berkualitas.
“Penghargaan ini tentu menjadi sebuah kehormatan sekaligus pengingat bagi kami jika apa yang selama ini dilakukan harus terus dijaga keberlangsungannya. Bagi Bakti Olahraga Djarum Foundation, olahraga bukan hanya tentang kompetisi dan prestasi, tetapi juga membangun fondasi sejak usia dini, memberikan ruang bagi talenta untuk berkembang, dan menciptakan ekosistem yang membuat mereka memiliki kesempatan untuk mencapai level yang lebih tinggi,” terang Teddy.