Ini Penjelasan PBSI Kenapa Tommy dan Sony Tak Masuk Tim Piala Thomas

Venna Malinda · Selasa, 08 Mei 2018 - 18:18:00 WIB
Ini Penjelasan PBSI Kenapa Tommy dan Sony Tak Masuk Tim Piala Thomas
Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia berfoto bersama

JAKARTA, iNews.id – Pemilihan pemain tunggal putra indonesia yang turun di Piala Thomas 2018 sempat menjadi dilema antara pemain Pelatnas atau non-Pelatnas. Namun Pengurus Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akhirnya memutuskan untuk menurunkan pemain Pelatnas yakni Firman Abdul Kholik dan Ihsan Maulana.

Nama Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro sempat digadang-gadang masuk tim Piala Thomas. Keduanya memang pernah menghuni Pelatnas beberapa tahun lalu. Namun, seiring berjalannya waktu mereka mundur dan memilih berlatih di klub masing-masing. Kini, keduanya masih aktif mengikuti turnamen-turnamen level dunia.

Namun, akhirnya PBSI memutuskan untuk memilih Firman dan Ihsan. Federasi bulu tangkis di tanah air itu pun punya pertimbangan kenapa memilih tidak memanggil Tommy dan Sony.

Susy Susanti sebagai manajer tim Piala Thomas dan Uber Indonesia, menjelaskan setidaknya ada tiga alasan kenapa pihaknya lebih memilih Firman dan Ihsan.

“Pertama, dengan pertimbangan dari segi usia Firman lebih muda. Kedua pengalaman di Kejuaraan Asia kemarin memberikan nilai plus buat Firman. Dan, ketiga dalam satu tim tidak hanya prestasi yang kita nilai, tapi ada suatu kebersamaan, semangat, dan komitmen,” tutur Susy.

“Dan, kita belajar dari pengalaman sebelumnya, kalau melihat dan menilai dari prestasi serta head to head sama-sama tidak ada yang pasti untuk bisa memenangkan pertandingan. Semua bisa terjadi. Akhirnya kita memilih dengan kondisi dan memantau lebih ke dalam,” ujarnya.

Menurut Susy, pihaknya tak terlalu tahu tentang atlet-atlet di luar Pelatnas, seperti apa kondisinya atau latihannya, begitu pun dengan kekompakannya dengan tim.

“Saat ini dibutuhkan dukungan satu sama lain, sehingga akhirnya kita memutuskan bahwa yang dipilih Ihsan dan Firman,” ucap peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992.

Susy menambahkan, keputusan bersama ini melihat kepada kondisi para pemain, karena jika menurunkan pemain muda Pelatnas. Selain memberikan pengalaman lebih, PBSI lebih mudah memantau perkembangan pemain yang bersangkutan, baik di lapangan maupun di luar lapangan.

“Apa pun pilihan PBSI tentunya menjadi keputusan terbaik agar tim putra Indonesia bisa merebut kembali piala Thomas,” Susy mengakhiri komentarnya.

Sebanyak 20 pebulu tangkis terbaik di tanah air bakal dibawa untuk berjuang dalam turnamen yang bakal digelar di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei 2018 mendatang.

Berikut nama-nama atlet Indonesia yang akan bertanding di Piala Thomas dan Uber 2018.

Piala Thomas

  1. Anthony Sinisuka Ginting
  2. Jonatan Christie
  3. Ihsan Maulana Mustofa
  4. Firman Abdul Kholik
  5. Marcus Fernaldi Gideon
  6. Kevin Sanjaya Sukamuljo
  7. Mohammad Ahsan
  8. Hendra Setiawan
  9. Fajar Alfian
  10. Muhammad Rian Ardianto

Piala Uber

  1. Fitriani
  2. Gregoria Mariska Tunjung
  3. Ruselli Hartawan
  4. Dinar Dyah Ayustine
  5. Greysia Polii
  6. Apriyani Rahayu
  7. Della Destiara Haris
  8. Rizki Amelia Pradipta
  9. Ni Ketut Mahadewi Istarani
  10. Nitya Krishinda Maheswari

Editor : Abdul Haris