Revolusi BWF Dimulai, Turnamen Super 1000 Kini 11 Hari dan Pakai Fase Grup
KUALA LUMPUR, iNews.id - BWF resmi mengubah total format turnamen Super 1000 dengan durasi 11 hari mulai musim 2027. Langkah besar yang siap mengguncang peta persaingan bulu tangkis dunia.
Federasi Bulu Tangkis Dunia mengumumkan reformasi ini sebagai bagian dari kemitraan jangka panjang dengan Infront hingga 2034. Kerja sama tersebut diarahkan untuk meningkatkan daya tarik komersial bulu tangkis sekaligus memperkuat nilai penyiaran global.
Lima turnamen elite Super 1000 yang digelar di China, Indonesia, Inggris, Denmark, dan Malaysia menjadi ajang pertama yang terdampak langsung. Selain penambahan durasi, sektor tunggal akan mengalami perubahan paling signifikan dalam sistem pertandingan.
Pada format anyar ini, sektor tunggal akan diikuti 48 pemain. Seluruh peserta akan lebih dulu menjalani fase grup sebelum melangkah ke babak gugur, menggantikan sistem eliminasi langsung sejak awal.
PBSI Sengaja Tak Turunkan Full Team di BATC 2026, Ini Dampaknya
Sektor ganda tidak mengalami perubahan format. BWF tetap mempertahankan sistem eliminasi langsung dari 32 pasangan demi menjaga ritme kompetisi ganda tetap padat dan atraktif.
BWF menilai jadwal lebih panjang memberi ruang pemulihan lebih ideal bagi para pemain. Dengan intensitas laga yang lebih terkontrol, federasi berharap potensi cedera bisa ditekan tanpa mengurangi kualitas persaingan di level tertinggi.
Kasus Korupsi Wali Kota Maidi, KPK Sita 2 Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Madiun
Dari sisi penyiaran, perubahan ini berdampak masif. Total pertandingan di seluruh level turnamen BWF diperkirakan melonjak dari 1.410 laga menjadi sekitar 3.000 pertandingan per musim.
Khusus Super 1000, hak siar global akan menayangkan 1.095 pertandingan. Angka ini menjadikan Super 1000 sebagai tulang punggung konten utama BWF World Tour di mata penyiar internasional.
Indonesia Juara Umum di Thailand Masters 2026, PBSI Belum Puas