Isyana/Rinjani Cetak Sejarah di BWF World Championships 2026, Lolos ke Babak Kedua
“Tadi kami coba untuk terus bermain no lob dan cepat untuk menekan mereka dari permainan depan,” sambung Hira.
Hira/Jani tampil lebih nyaman pada gim pertama. Kondisi lapangan yang membuat mereka kalah angin justru tidak menjadi masalah besar sehingga mereka mampu mengendalikan pertandingan dan merebut gim pembuka dengan skor 21-12.
Situasi berubah pada gim kedua. Hira/Jani terlambat menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan dan pergerakan shuttlecock sehingga beberapa poin lepas dari kendali mereka.
“Di gim pertama enak startnya, sudah langsung in juga. Dengan kondisi kalah angin, kami malah lebih nyaman mainnya. Tapi di gim kedua kami terlalu lambat adaptasi, agak bingung dengan pergerakan shuttlecock jadi banyak kehilangan poin. Kami coba menguatkan mental di poin-poin akhir itu untuk memaksa untuk mengambil kemenangan, coba lebih yakin lagi,” ungkap Jani.
Mental kuat pada fase akhir gim kedua menjadi kunci Hira/Jani untuk menghindari rubber game. Mereka mampu menjaga keunggulan hingga menutup pertandingan dengan skor 21-18 sekaligus memastikan tempat di babak kedua.