Jarang Tersorot, Ini Sosok Penting di Balik Emas Olimpiade Greysia/Apriyani

Selain itu, medali emas beregu SEA Games 1999 juga berhasil dikantungi dan tentu saja yang paling diingat adalah saat mereka berhasil menyabet perunggu di Olimpiade Athena 2004. Catatan indah bagi bulu tangkis Indonesia.
Di sisi lain, bersama Rian Sukmawan, Eng Hian berhasil merebut gelar Selandia Baru Terbuka 2006 dan Belanda Terbuka 2006. Catatan gemilang Eng Hian tak berhenti sampai disitu, sebagai pelatih dia juga beberapa kali kembali menjadi ‘raja’.
Sebelum dengan Apriyani Rahayu, Eng Hian memasangkan Greysia Polii dengan Nitya Krisihinda Maheswari. Hasilnya, medali emas Asian Games 2014 berhasil menjadi milik ganda putri Indonesia.
Setelah itu, Apriyani Rahayu dipilih oleh Eng Hian sebagai duet baru Greysia Polii. Eng Hian mengasah Apriyani yang berjarak 10 tahun usianya dengan Greysia sehingga bisa klop.
Alhasil, berbagai torehan indah berhasil dicapai keduanya. Prancis Terbuka 2017, India Terbuka 2018, SEA Games 2019, Thailand Terbuka 2021 dan yang paling baru adalah emas di Olimpiade Tokyo 2020.