Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sempat Tertinggal 6-11, Ana/Trias Comeback Hancurkan Wakil Taiwan di Japan Open 2026
Advertisement . Scroll to see content

Jonatan Christie Bongkar Penyebab Tersingkir dari Japan Open 2026, Shuttlecock Jadi Biang Keladi

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:15:00 WIB
Jonatan Christie Bongkar Penyebab Tersingkir dari Japan Open 2026, Shuttlecock Jadi Biang Keladi
Jonatan Christie mengungkap penyebab kekalahannya dari Panitchaphon Teeraratsakul di Japan Open 2026 (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

Pada gim pertama, Jonatan sebenarnya tampil menjanjikan. Dia sempat unggul 5-0 dan mempertahankan keunggulan hingga 7-4. Namun, Panitchaphon bangkit dengan merebut tujuh poin beruntun hingga membalikkan keadaan sebelum interval.

Selepas jeda, Jonatan sempat memangkas ketertinggalan melalui tiga poin berturut-turut. Meski begitu, Panitchaphon tetap mampu menjaga ritme permainan dan menutup gim pertama dengan kemenangan 21-16.

Reaksi Lambat Jadi Kendala di Gim Kedua

Memasuki gim kedua, Jonatan kembali berada dalam tekanan. Dia langsung tertinggal 0-4 dan hanya mampu mendekat hingga skor 2-4. Setelah itu, Panitchaphon terus menjaga keunggulan sehingga Jonatan kesulitan mengejar.

Jonatan mengakui reaksi dan adaptasinya pada gim kedua berjalan terlambat. Kondisi tersebut membuat setiap momentum yang berhasil dia ciptakan tidak cukup untuk membalikkan keadaan.

"Bisa dibilang juga saya terlambat bereaksi dan beradaptasi terutama di gim kedua. Sempat ambil beberapa poin beruntun, tetapi sudah terlalu jauh beda jaraknya, cukup sulit untuk untuk mengejar. Hari ini Panitchapon juga bermain lebih agresif," jelas kampiun All England 2024 itu.

Kemenangan ini sekaligus menjadi ajang balas dendam Panitchaphon setelah sebelumnya kalah dari Jonatan pada semifinal Indonesia Open 2026 melalui pertarungan tiga gim. Hasil tersebut membuat rekor pertemuan keduanya kini menjadi imbang 1-1.

Tersingkirnya Jonatan membuat sektor tunggal putra Indonesia kini hanya menyisakan dua wakil di Japan Open 2026, yakni Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah. Keduanya kini menjadi harapan Merah Putih untuk melanjutkan perjuangan di turnamen BWF Super 750 tersebut.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut